Friday, August 3, 2012

OMBAK BESAR DAN OMBAK KECIL

"KATA-KATA HIKMAH" wrote:

OMBAK BESAR DAN OMBAK KECIL

Alkisah, di tengah samudra yang luas, saat air laut pasang, tampak ombak besar bergulung-gulung dengan gemuruh suaranya yang menggelegar, seakan ingin menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa.

Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, terdengar gemericik suara ombak kecil bersusah payah mengikuti jejak si ombak besar. Tertatih-tatih, mengekor hempasan ombak besar.

Si ombak kecil merasa dirinya begitu kecil, lemah, tidak berdaya, dan tersisih di belakang. Sungguh, terasa menyakitkan.
Dengan suaranya yang lemah, kurang percaya diri, ombak kecil bertanya kepada ombak besar. Maka sayup-sayup, terdengar serangkaian percakapan di antara mereka.

"Hai ombak besar...! Aku ingin bertanya kepadamu...! Mengapa engkau begitu besar, begitu kuat, dan gagah perkasa? Sementara lihatlah diriku... begitu kecil, lemah, dan tidak berdaya. Aku ingin seperti kamu!"

Ombak besar pun menjawab, "Sahabatku, kamu mengganggap dirimu kecil dan tidak berdaya. Sebaliknya, kamu mengganggap aku begitu hebat dan luar biasa. Anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu yang sebenarnya!"

"Jati diri? Kalau jati diriku bukan ombak kecil, lalu apa...?" timpal ombak kecil.

Ombak besar meneruskan, "Memang di antara kita terasa berbeda, tetapi sebenarnya jati diri kita adalah sama! Kamu bukan ombak kecil, aku pun juga bukan ombak besar. Ombak kecil dan ombak besar adalah sifat kita yang sementara. Jati diri kita yang sejati adalah air. Bila kamu bisa menyadari bahwa kita sama-sama air, maka kamu tidak akan menderita lagi. Kamu adalah air, setiap waktu kamu bisa menikmati menjadi ombak besar seperti aku: kuat, gagah, dan perkasa."

Netter yang Luar Biasa!

Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi sulit yang kita hadapi. Yang sesungguhnya, itu hanyalah pernak-pernik atau tahapan dalam perjalanan kehidupan. Seringkali kita memvonis (keadaan itu) sebagai suratan takdir, lalu muncullah mitos: "Aku tidak beruntung", "Nasibku jelek", "Aku orang gagal". Bahkan ada yang menganggap kondisi tersebut sebagai bentuk ketidakadilan Tuhan!

Dengan memahami bahwa jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Karena sesungguhnya, kesuksesan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bukan monopoli orang-orang tertentu. Jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses!

Kesadaran tentang jati diri, bila telah ditemukan, maka di dalam diri kita akan timbul daya dorong dan semangat hidup yang penuh gairah; sedahsyat ombak besar di samudra nan luas, siap menghadapi setiap tantangan dan mengembangkan potensi terbaik demi menapaki puncak tangga kesuksesan.

Thursday, August 2, 2012

Kesabaran

Kesabaran yang terlampau sering terganggu, meletus menjadi kemarahan yang tiada taranya

Kunci semua hal adalah kesabaran, bukankah anda memperoleh anak ayam dengan jalan mengeram terlebih dahulu dan bukannya dengan memecahkannya

Kesabaran itu pahit, tetapi buahnya manis

Kalau kita kehilangan kesabaran, lawan mendapat kesempatan menghujamkan senjatanya yang paling tajam

Kesabaran adalah kekayaan setiap orang yang tidak dapat dicuri oleh sesiapa pun juga

Kesuksesan terkadang bergantung pada pemahaman jumlah waktu yang diperlukan bagi memperoleh hasil

Kesabaran adalah bunga yang tidak tumbuh di semua kebun

Kebanyakan orang membuat anda sibuk mendengarkan kesulitan mereka tanpa membiarkan anda mempunyai waktu bagi mengutarakan kesulitan anda sendiri

Kesabaran dan tawakal adalah minyak pelincir bagi roda kehidpan

Apabila kesabaran dan rasa terima kasih adalah dua ekor unta betina, yang mana satu perlu kutunggang tidak menjadi masalah

Inti daripada kejernihan akal fikiran adalah adanya sifat penyantun, sedangkan landasan daripada semua perkara adalah kesabaran

Dengan kesabaran kita memperoleh hasil lebih daripada kekuatan kita

Berakhlaklah kamu dengan akhlakku. Salah satu daripada akhlak-akhlakku adalah aku sangat sabar

Betapa susah orang yang tidak punya kesabaran, segala luka hanya dapat sembuh secara perlahan-lahan

Berhati-hatilah dengan orang yang sangat sabar

Anda lebih berhasil apabila menggunakan kesabaran daripada hanya menggunakan bakat

Anda jangan terlalu menginginkan semua berlangsung seperti yang anda kehendaki, tetapi sabarlah dengan kejadian yang berlangsung sebagai apa yang sudah berlangsung sehingga anda tenang dan tenteram

Segala kekejaman, bersumber kelemahan

Jangan membebani kenangan kita dengan kesusahan yang lalu

Yang sukar bagi manusia adalah mengenal dirinya sendiri

Dari http://1001mutiarakata.com/

Murid Si Pematung

Murid Si Pematung

Alkisah, di pinggir sebuah kota, tinggal seorang seniman pematung yang sangat terkenal di seantero negeri. Hasil karyanya yang halus, indah, dan penuh penghayatan banyak menghiasi rumah-rumah bangsawan dan orang-orang kaya di negeri itu. Bahkan, di dalam istana kerajaan hingga taman umum milik pemerintah pun, dihiasi dengan patung karya si seniman itu.

Suatu hari, datang seorang pemuda yang merasa berbakat memohon untuk menjadi muridnya. Karena niat dan semangat si pemuda, dia diperbolehkan belajar padanya. Bahkan, ia juga diizinkan untuk tinggal di rumah si pematung.

Sejak hari itu, mulailah dia belajar dengan tekun: mengukur ketepatan bahan adonan semen, membuat rangka, cara menggerakkan jari-jari tangan, dan mengenali setiap tekstur sesuai bentuk dan jenis benda yang akan dibuat patung, dan berbagai kemampuan mematung lainnya.

Setelah belajar sekian lama, si murid merasa tidak puas. Sebab, menurutnya, hasil patungnya belum bisa menyamai keindahan patung gurunya. Dia pun kemudian menganalisa dengan saksama, lantas memutuskan meminjam alat-alat yang biasa dipakai gurunya. Dia berpikir, rahasia kehebatan sang guru pasti di alat-alat yang dipergunakan.

"Bolehkan saya meminjam alat-alat yang biasa Bapak pakai untuk mematung? Saya ingin mencoba membuat patung dengan memakai alat-alat yang selalu dipakai guru agar hasilnya bisa menyamai patung buatan Bapak."

"Silakan pakai, kamu tahu letak alat-alat itu kan? Ambil saja dan pakailah," jawab sang guru sambil tersenyum.

Selang beberapa hari, dengan wajah lesu si murid mendatangi gurunya dan berkata, "Saya sudah berusaha dan berlatih dengan tekun sesuai petunjuk Bapak, juga memakai alat-alat yang biasa dipakai Bapak. Kenapa hasilnya tetap tidak sebagus patung yang Bapak buat?"

Sang guru menjawab dengan lembut, "Bapak sudah belajar dan berlatih membuat patung selama puluhan tahun. Bapak mengamati benda-benda, mencermati setiap gerak dan tekstur, kemudian berusaha menuangkannya ke dalam karya seni dengan segenap hati dan seluruh pikiran. Tidak terhitung berapa kali kegagalan yang telah dibuat, tapi tidak pernah pula Bapak berhenti mematung hingga hari ini. Bukan alat-alat bantu canggih yang kamu butuhkan untuk menjadi seorang pematung handal, tetapi jiwa seni dan semangat untuk menekuninya yang harus kamu punyai. Dengan begitu, lambat laun kamu akan terlatih dan menjadi pematung yang baik."

"Terima kasih Pak, saya berjanji akan terus berlatih, mohon bersabar mengajari saya."

Netter yang Luar Biasa,

Untuk menciptakan sebuah maha karya, tidak cukup hanya mengandalkan talenta semata. Kita butuh proses belajar dan ketekunan berlatih bertahun-tahun. Bahkan, meski dibantu alat-alat secanggih apapun, hasil yang didapat sebenarnya sangat tergantung pada tangan-tangan terampil dan terlatih yang menggerakkannya.

Demikian pula dalam kehidupan ini, jika ingin meraih prestasi yang gemilang, ada "harga" yang harus kita bayar! Apapun bidang yang kita geluti, apapun talenta yang kita miliki, kita membutuhkan waktu, fokus dan kesungguhan hati dalam mewujudkannya hingga tercapai kesuksesan yang membanggakan! Yakinlah Allah SWT mengiringi setiap langkah kita dan berdoa-lah selalu.

Dari Kata-kata Hikmah facebook

Saturday, July 21, 2012

Ditiup Sangkakala

And the Horn will be blown. That is the Day of [carrying out] the threat.

Dan lagi (apabila sampai saat yang ditentukan) ditiuplah sangkakala (untuk menghidupkan semula makhluk-makhluk yang telah mati); saat itu ialah hari berlakunya amaran yang telah diberikan.
50:21

Thursday, July 12, 2012

Iman Dan Islam

The bedouins say, "We have believed." Say, "You have not [yet] believed; but say [instead], 'We have submitted,' for faith has not yet entered your hearts. And if you obey Allah and His Messenger, He will not deprive you from your deeds of anything. Indeed, Allah is Forgiving and Merciful."

Orang-orang " A'raab" berkata: " Kami telah beriman". Katakanlah (wahai Muhammad): "Kamu belum beriman, (janganlah berkata demikian), tetapi sementara iman belum lagi meresap masuk ke dalam hati kamu berkatalah sahaja: ` kami telah Islam '. Dan (ingatlah), jika kamu taat kepada Allah RasulNya (zahir dan batin), Allah tidak akan mengurangkan sedikitpun dari pahala amal-amal kamu, kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani".
49:15

Sunday, July 1, 2012

Mukjizat Sholat

Mukjizat Sholat Dan Doa wrote:

One Day Volunteer: Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Kami dari Rumah Amalia mengajak teman-teman untuk bergabung menjadi relawan seksi sibuk & seksi acara pada kegiatan "Berkah Ramadhan Bersama Amalia" (BELIA) Ahad, 29 Juli 2012. jam 4 s.d 6 sore di Rumah Amalia. Bila berkenan berpartisipasi: pakaian baru, buku bacaan, paket sembako, peralatan sholat, konsumsi berbuka puasa. Silahkan kirimkan ke Rumah Amalia. Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info & konfirmasi kehadiran silahkan ke agussyafii@gmail.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com

Saturday, June 30, 2012

Lelaki Ini Lari Melalui Tingkap Tak Mahu Berzina..

http://shalehudin.blogspot.com/2012/06/lelaki-ini-lari-melalui-tingkap-tak.html

Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam

iluvislam.com wrote:

[Malay]

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud :- "Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam iaitu
1) Apabila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam,
2) Apabila dia mengundangmu maka penuhilah,
3) Apabila dia meminta nasihat kepadamu nasihatilah,
4) Apabila dia bersin dan mengucapkan Alhamdulillah maka doakanlah dengan ucapan yarhamukallah (semoga Allah memberikan rahmat kepadamu),
5)A pabila dia sakit ziarahilah,
6) Dan apabila dia meninggal dunia iringilah (jenazahnya)."

(Hadis Riwayat Muslim)

Friday, June 29, 2012

mati dua kali

They will say, "Our Lord, You made us lifeless twice and gave us life twice, and we have confessed our sins. So is there to an exit any way?"

Mereka menjawab: "Wahai Tuhan kami! Engkau telah menjadikan kami berkeadaan mati dua kali, dan telah menjadikan kami bersifat hidup dua kali, maka kami (sekarang) mengakui akan dosa-dosa kami. Oleh itu adakah sebarang jalan untuk (kami) keluar (dari neraka)?"
40:12

Thursday, June 28, 2012

Langit dan Bumi

We did not create the heavens and earth and what is between them except in truth and [for] a specified term. But those who disbelieve, from that of which they are warned, are turning away.
(Ingatlah), tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi serta segala yang ada di antara keduanya melainkan dengan ada gunanya yang benar dan dengan ada masa penghujungnya yang tertent u (yang padanya dijalankan pembalasan); dan orang-orang yang kafir berpaling dari menerima peringatan yang diberikan kepada mereka mengenainya.
QS 46:4

WAJIB BACA betapa pentingnya Azan...

http://shalehudin.blogspot.com/2012/06/wajib-baca-betapa-pentingnya-azan.html

Wednesday, June 27, 2012

Bagusnya pemimpin baru Mesir ini

Islam Itu Indah wrote:

SubhanAllah... Bagusnya pemimpin baru Mesir ini. Saya berasa amat2 bersyukur kerana Allah mengurniakan seorang pemimpin yang bertaqwa kepada Allah. Mudah2an beliau ini digolongkan oleh Allah ke dalam golongan pemimpin yang adil. Daripada pemimpin yang adil lah datangnya ramai individu2 muslim yang berkualiti. Pemimpin yang adil, adalah pemimpin yang mematuhi segala perintah Allah dengan meletakkan sesuatu itu tepat atau kena pada tempatnya. Allah dan Rasul merupakan tempat rujukannya melalui kitab Al-Quran dan sunnah. Pemimpin seperti inilah yang patut kita pilih sebagai pemimpin negara...

Tidak hari ini, mungkin esok... Kalau tidak esok, mungkin lusa kita akan memperoleh pemimpin yang adil. Janganlah setakat berdoa saja, tetapi berusahalah untuk mencari dan memilih siapa bakal pemimpin yang sangat adil dan bertaqwa kepada Allah untuk memerintah negara. Kita tidak perlukan pemimpin yang hanya tahu menyumbat harta ke mulut rakyat sambil menghalalkan perkara yang haram, tetapi kita perlukan pemimpin negara yang adil, saksama, dan menekankan agama dalam keseluruhan segenap segi! Itu yang kita mahu... Rezeki itu tetap ada kerana ia milik Allah Yang Maha Pemberi Rezeki. Kalaulah benar kita ini kuat akidahnya kepada Allah, kita takkan sanggup menukarkan pemimpin yg adil dengan harta sebaliknya kita hendaklah yakin bahawa pemimpin yang mahu menegakkan agamaAllah tidak kira betapa susah sekalipun, dia tetap akan menegakkan kalimah Allahuakbar di muka bumi Allah ini...

Like tanda setuju! Allahuakbar!!!

via Lukisan Dakwah Islam

Zakaria Awang Soh menulis berhubung dengan asal mula alam semesta

Islam Itu Indah shared the following link and had this to say about it:

Zakaria Awang Soh menulis berhubung dengan asal mula alam semesta ini. bermula daripada satu bahan yang tunggal dan homogen iaitu sama dengan bahan kamilan padu yang dinyatakan dalam Surah Al-Anbiya ayat 30. bahan ini mempunyai keamatan yang amat tinggi dan tidak terhingga. Asimov [1982] menyatakan: " pada tahun 1927, ahli matematik Belgium Abbe Georges Edouard Lemaitremenyarankan bahawa semua jirim asalnya datang daripada satu telur cosmos yang mempunyai kepadatan yang amat sangat, yang meledak dan melahirkan alam semesta yang kita ketahui pada hari ini.

Teori Big Bang ini tidak dipersetujui oleh ramai saintis. Mereka mempersoalkan jika ada letupan mesti ada kesan radiasinya?. Pada tahun 1992, NASA telah melancarkan sensor yang sangat peka COBE ke ruang angkasa bertujuan mencari kesan tersebut dan ia berjaya menangkap beberapa gambar bukti bahawa wujudnya ksan radiasi tersebut dan telah menafikan teori-teori sebelum ini.

Penemuan terbaru ini merupakan penjelasan secara ilmiah bagi fakta bahawa alam semesta ini terjadi dari asal ketiadaan. Fakta yang baru ditemui ini sebenarnya telah dikhabarkan kepada kita 1400 tahun lampau di dalam Al-Quran. Jawapan tepat hanya pada Pencipta-Nya iaitu Allah." Dan tidakkah orang kafir itu memikirkan dan mempercayai bahawa sesungguhnya langit dan bumi itu pada asal mulanya bercantum [sebagai benda yang satu], lalu kami pisahkan antara keduanya?. Dan kami jadikan dari air tiap-tiap benda yang hidup. Maka mengapa mereka tidak mahu beriman?". Al-Quran 21:30 (Surah Al-Anbiya)

Baca lagi -> http://myibrah.com/kejadian-bumi-di-dalam-al-quran

Zakaria Awang Soh menulis berhubung dengan asal mula alam semesta ini bermula daripada satu bahan yang tunggal dan homogen iaitu sama dengan bahan kamilan

Untuk mencari pohon yang Indah

Mazura Ali wrote:

~ Untuk mencari pohon yang Indah, jangan pergi ke tengah padang pasir. Pasti dirimu tidak akan ketemu pohon itu, yang adalah kesunyian dan panas terik mentari yang membakar perit kulitmu. Pandanglah pohon-pohon. renek dan rendang yang Indah, yang membahagiakanmu dengan Indahnya kuntuman bunga dan buah-buahan yang dihasilkannya untuk menghiburmu...

Abdullah bin Abbas berkata : HASBUNALLAHU WANIK'MAL WAKIIL

Mazura Ali wrote:

~ BismillahirRahmaanirRahiim ~
Abdullah bin Abbas berkata : HASBUNALLAHU WANIK'MAL WAKIIL kalimat yang dibaca oleh Nabi Ibrahim ketika dilempar ke dalam api, juga telah. dibaca oleh Nabi Muhammad ketika diprovokasi oleh orang kafir, supaya takut kepada mereka dalam ayat : "Sesungguhnya orang kafir telah mengumpulkan semua tenaga dan kekuatan, maka takutlah kamu dan jangan keluar untuk melawan, tetapi orang mukmin bertambah Iman dan membaca : HASBUNALLAHU WANIK'MAL WAKIIL. Allah yang mencukupi kami dan sebaik-baik tempat kami berserah diri (tawakkal) (H.R. Bukhari)

Dan dalam riwayat lain : Ibnu Abbas berkata : Akhir kalimat yang diucapkan oleh Nabi Ibrahim ketika dilempar ke dalam api iaitu : HASBUNALLAHU WANIK'MAL WAKIIL

Facebook news feed post by: Mazura Ali

Mazura Ali wrote:

~ BismillahirRahmaanirRahiim ~
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

JALAN KE SYURGA

Sahabat saudaraku Fillah,
Perjalanan ke Syurga dilingkungi dengan duri dan onak. Mana kala jalan ke Neraka dikelilingi dengan keinginan dengan keinginan syahwat. Demikian ditegaskan oleh Nabi SAW mengenai dua jalan yang ditempuhi oleh manusia.

Syurga ialah tempat kenikmatan dan kebahagiaan di akhirat yang dikurniakan kepada hamba-hamba Allah yang beramal soleh. Neraka pula tempat azab kesiksaan yang disediakan untuk mereka yang beramal tholeh (kejahatan).

Untuk melayakkan diri ke Syurga, seseorang itu mestilah menempuh banyak ujian seperti melaksananakan suruhan Allah dan Rasul serta menjauhi larangan-Nya. Kesemua ini memerlukan semangat dan kekuatan yang bermula dari keimanan kepada Allah SWT. Sudah tentu untuk mengerjakan solat, puasa, haji dan amal kebajikan lain amat payah kecuali bagi mereka yang beriman. Sebab itu Nabi menyatakan jalan ke Syurga penuh dengan kesusahan.

Bukan mudah untuk masuk ke Syurga. Kita kena bermujahadah atau berjuang melawan nafsu untuk melakukan kebaikan. Syaitan dan nafsu memang menyuruh kita berbuat kejahatan dan tidak suka kita melakukan kebajikan. Jika kita turutkan kehendak syaitan, sudah tentu kita tidak mampu melakukan sebarang kebajikan.

Sebaliknya jalan ke Neraka amatlah mudah kerana dikelilingi kehendak nafsu syahwat. Semua manusia memang cenderung mengikut hawa nafsu dan syahwat. Syaitan pula sentiasa mendorong manusia mengikut hawa nafsu. Amat mudah melakukan kejahatan.

Wahai diriku dan sahabat saudaraku Fillah,
Di hadapan kita terbentang dua jalan. Terpulanglah kepada kita jalan mana untuk diikuti. Tepuk dada tanyakan Iman di hati. Bukan tanya selera yang memang suka kepada nafsu.

Betapa susah masuk Syurga…? Dalam satu keterangan menyatakan : "Orang jahil semua binasa kecuali yang berilmu. Orang berilmu semuanya binasa kecuali yang beramal. Orang yang beramal semuanya binasa kecuali orang yang ikhlas".

Untuk mencapai darjah keikhlasan perlu banyak berjuang. Ibarat mendaki bukit yang tinggi, hanya orang yang lasak dan kuat, tabah dan cekal hati saja berjaya sampai ke mercu.

Kebahagiaan di dunia belum menjadi passport untuk ke Syurga. Malahan adalah menjadi kesalahan jika kekayaan yang didapati tidak dibelanjakan secara Islamik.

Syaitan selalu membisikkan kepada manusia tentang amal mereka banyak, walhal sebenarnya baru terlalu sedikit. Kebanyakan manusia gembira bila apabila dipuji. Timbul rasa ujub dan riyak yang memusnahkan amalan pahala. Kita tidak perasan sebenarnya kita berdosa sebaliknya menyangka kita masih beramal soleh. Maka, kita mesti mengawasi diri kita dari dari serangan penyakit batin seperti riyak', ujub, sombong, bongkak, dengki yang kesemuanya memusnahkan amalan.

Kesimpulannya, kita terpaksa mengharungi kesusahan mencari ilmu akhirat serta mengamalkannya. Kesusahan dalam hal akhirat adalah rahmat. Dengan kesusahan ini, Allah mengampun dan meninggikan darjat kita. Dunia bukan tempat bersenang lenang. Kesenangan hanya di Akhirat. Seseorang akan diberi pahala bila menempuh berbagai kesusahan dan keperitan dalam menghadapi cabaran.

Ingat sekali lagi pesan Rasulullah SAW : "JALAN KE SYURGA DIKELILINGI DENGAN KEPAYAHAN. JALAN KE NERAKA PULA DI KELILINGI DENGAN NAFSU DAN SYAHWAT". Oleh itu utamakanlah kepayahan kerana itu dan begitulah jalan ke Syurga. Tinggalkanlah kesenangan yang berbentuk nafsu dan syahwat kerana itu adalah jalan ke Neraka.


<3 DI AKHIR PERJUANGAN MENUNGGU NIK'MAT KEMENANGAN <3

Wallahu'alam.

Saturday, May 5, 2012

GUNUNG MENANGIS TAKUT TERGOLONG BATU API NERAKA

GUNUNG MENANGIS TAKUT TERGOLONG BATU API NERAKA

Pada suatu hari Uqa'il bin Abi Thalib telah pergi bersama-sama dengan Nabi Muhammad s.a.w.. Pada waktu itu Uqa'il telah melihat berita ajaib yang menjadikan tetapi hatinya tetap bertambah kuat di dalam Islam dengan sebab tiga perkara tersebut. Peristiwa pertama adalah, bahawa Nabi Muhammad s.a.w. akan mendatangi hajat yakni mebuang air besar dan di hadapannya terdapat beberapa batang pohon. Maka Baginda s.a.w. berkata kepada Uqa'il, "Hai Uqa'il teruslah engkau berjalan sampai ke pohon itu, dan katalah kepadanya, bahawa sesungguhnya Rasulullah berkata; "Agar kamu semua datang kepadanya untuk menjadi aling-aling atau penutup baginya, kerana sesungguhnya Baginda akan mengambil air wuduk dan buang air besar."

Uqa'il pun keluar dan pergi mendapatkan pohon-pohon itu dan sebelum dia menyelesaikan tugas itu ternyata pohon-pohon sudah tumbang dari akarnya serta sudah mengelilingi di sekitar Baginda s.a.w. selesai dari hajatnya. Maka Uqa'il kembali ke tempat pohon-pohon itu.

Peristiwa kedua adalah, bahawa Uqa'il berasa haus dan setelah mencari air ke mana pun jua namun tidak ditemui. Maka Baginda s.a.w. berkata kepada Uqa'il bin Abi Thalib, "Hai Uqa'il, dakilah gunung itu, dan sampaikanlah salamku kepadanya serta katakan, "Jika padamu ada air, berilah aku minum!"

Uqa'il lalu pergilah mendaki gunung itu dan berkata kepadanya sebagaimana yang telah disabdakan Baginda s.a.w. itu. Maka sebelum ia selesai berkata, gunung itu berkata dengan fasihnya, "Katakanlah kepada Rasulullah, bahawa aku sejak Allah s.w.t. menurunkan ayat yang bermaksud : ("Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu beserta keluargamu dari (seksa) api neraka yang umpannya dari manusia dan batu)." "Aku menangis dari sebab takut kalau aku menjadi batu itu maka tidak ada lagi air padaku."

Peristiwa yang ketiga ialah, bahawa ketika Uqa'il sedang berjalan dengan Nabi Muhammad s.a.w., tiba-tiba ada seekor unta yang meloncat dan lari ke hadapan Rasulullah s.a.w., maka unta itu lalu berkata, "Ya Rasulullah, aku minta perlindungan darimu." Unta masih belum selesai mengadukan halnya, tiba-tiba datanglah dari belakang seorang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus. Melihat orang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus, Nabi Muhammad s.a.w. berkata, "Hendak apakah kamu terhadap unta itu ?"

Jawab orang kampungan itu, "Wahai Rasulullah, aku telah membelinya dengan harta yang mahal, tetapi dia tidak mahu taat atau tidak mau jinak, maka akan kupotong saja dan akan kumanfaatkan dagingnya (kuberikan kepada orang-orang yang memerlukan)." Nabi Muhammad s.a.w. bertanya, "Mengapa engkau menderhakai dia?" Jawab unta itu, "Wahai Rasulullah, sungguh aku tidak menderhakainya dari satu pekerjaan, akan tetapi aku menderhakainya dari sebab perbuatannya yang buruk. Kerana kabilah yang dia termasuk di dalam golongannya, sama tidur meninggalkan solat Isya'. Kalau sekiranya dia mahu berjanji kepada engkau akan mengerjakan solat Isay' itu, maka aku berjanji tidak akan menderhakainya lagi. Sebab aku takut kalau Allah s.w.t. menurunkan seksa-Nya kepada mereka sedang aku berada di antara mereka."

Akhirnya Nabi Muhammad s.a.w. mengambil perjanjian orang Arab kampung itu, bahawa dia tidak akan meninggalkan solat Isya'. Dan Baginda Nabi Muhammad s.a.w. menyerahan unta itu kepadanya. Dan dia pun kembali kepada keluarganya.